Tampilkan postingan dengan label DISP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DISP. Tampilkan semua postingan

15 Juni 2017

Arti Kehilangan

Sejak kecil, hidup telah mengajarkan tentang kehilangan pada Riski. Kehilangan seorang ibu yang amat ia butuhkan, dan kehilangan kasih sayang seorang ayah yang juga tak kalah ia perlukan. Hidup memang sudah mengajarkan padanya tentang pedihnya sebuah kehilangan, bahkan sejak ia masih belum mengerti mengapa Tuhan mengambil malaikat hatinya saat ia masih teramat membutuhkannya. Sampai saat ini, aku yakin ia masih bisa merasakan bagaimana rasanya saat ia melihat wajah pucat ibunya yang dikelilingi oleh keluarga dan orang-orang yang mencintainya, bagaimana rasanya ia menangis tatkala aku memaksanya untuk mencium wajah ibunya untuk terakhir kalinya, bagaimana rasanya saat ia menangis dan meronta memanggil ibu yang paling dikasihinya namun wanita berhati mulia itu tak kunjung datang memeluk dirinya, bagaimana rasanya saat aku mengajarinya untuk berkata “Selamat tinggal, Mama” saat sebuah keranda hijau membawa tubuh ibunya pergi menjauh dari dirinya, dari hidupnya. Dan bagaimana rasanya bertahun-tahun memendam kerinduan yang mendalam pada sosok yang tak bisa ia jumpai lagi, sampai akhirnya ia menyadari secara tidak langsung bahwa hidup ternyata telah mengajarinya tentang arti kehilangan. Begitu sakit, begitu perih, begitu menyesakkan.

12 Juni 2017

DEWASA, ADALAH SEBUAH PILIHAN DAN KEBERANIAN

      Bagiku, berani dewasa bukanlah urusan usia – meski usia memang memiliki kontribusinya – tapi ini soal sikap. Soal keberanian memilih mana sesuatu yang terbaik dari berbagai pilihan yang ditawarkan hidup. Berani menjadi dewasa adalah pilihan hidup yang tidak sederhana. Sebab menjadi dewasa bukan semata karena usia yang semakin bertambah, ia lebih kepada berani mengambil keputusan sikap, sudut pandang, pola pikir, dan tindakan nyata yang didasarkan oleh kesadaran penuh.
Dan saat ini, aku tengah belajar untuk memahami semua itu...