28 Juli 2010

Hakikat Cantik


Hmm…kata orang, cantik itu adalah mereka yang mempunyai wajah yang menarik, enak dipandang, hidungnya mancung dan juga nggak ngebosenin. Kata orang juga, cantik itu adalah mereka yang tubuhnya langsing, tinggi, semampai, dan juga putih. Hmm..dari semua itu, kok kenapa yang dikatakan cantik musti melulu identik dengan fisik yah? Lebih tepatnya mereka yang memiliki kesempurnaan fisik ketimbang yang lain. Lalu bagaimana dengan mereka yang memiliki fisik yang kurang menarik? Katakanlah hidungnya tidak mancung, tidak tinggi, lalu kulitnya hitam, bahkan gemuk. Apa bisa dikatakan bahwa mereka yang seperti itu adalah orang-orang yang tidak cantik? Eits…belum tentu.



Nah, disini nih perlunya kita memahami akan hakikat ’Cantik’ yang sebenarnya. Semua hal yang telah disebutkan diatas tadi memang makna cantik yang dilihat dari sudut pandang fisik. Namun sebenarnya, yang dikatakan cantik tidak cukup dengan menyebutkan kelebihan-kelebihan fisik yang para wanita miliki. Ada dua faktor lagi yang dapat mempengaruhi kecantikan seseorang. Yaitu ‘Akal’ dan ‘Akhlak’.

Mari kita coba bahas lebih lanjut.

1. Akhlak

Salah satu faktor penting dimana seseorang bisa dikatakan cantik adalah karena pengaruh akhlak dalam dirinya. Coba kita lihat seorang wanita yang parasnya menarik tapi tidak sopan dan santun kepada orang yang lebih tua, pasti kita pun akan jengkel melihatnya. Atau ada seorang wanita yang wajahnya ayu nan menawan tetapi ketika berbicara suaranya sangat keras dan seolah tak mempunyai tata krama, sudah bisa dipastikan orang yang mendengarnya akan merasa terganggu karenanya. Dan Faktor yang satu ini adalah faktor utama dalam menjaga kecantikan.

2. Akal

Faktor kedua adalah akal. Jika kecantikan diidentikan dengan akal, maka yang terlahir adalah ’Smart’, cerdas. Seorang wanita yang smart, pasti akan menyikapi segala hal yang berkaitan dengannya dengan sikap yang arif dan bijaksana. Smart disini tak hanya mencakup tentang kecerdasan saja, melainkan bagaimana seorang wanita yang cantik bisa menyelesaikan masalah yang dihadapinya dengan cara yang baik dan benar.

3. Fisik

Jujur, hal ini pun juga tak kalah pentingnya dari dua faktor sebelumnya. Namun jangan sekali-kali mengidentikan kecantikan dengan kesempurnaan fisik semata. Fisik memang penting dan harus dijaga keindahannya sebab itu adalah salah satu anugerah Tuhan untuk para wanita, namun jangan sampai hal itu menjadi barometer untuk mengukur kecantikan seseorang. Jadi harus seimbang antara kecantikan akhlak, akal, dan fisik.

Dari ketiga elemen diatas, jika ketiganya sudah dipadu padankan dalam diri dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari maka itulah hakikat cantik yang sesungguhnya. Dan jika semua aspek telah dijalankan dengan benar maka akan membuat sebuah kesimpulan bahwa wanita yang cantik pasti akan membuat orang yang ada di sekitarnya merasa nyaman jika berada di dekatnya.

Ok, selamat menjadi wanita cantik :)

NB : tips untuk mengetahui seberapa cantikkah diri kita, bisa langsung ditanyakan pada orang terdekat kita, ’seberapa nyaman jika mereka berada di dekat kita’

1 komentar:

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

karena pada dasarnya orang melihat apa yg tampak luar lebih dulu. tapi setelah kenal jauh baru keliatan deh hatinya bagaimana.