9 Januari 2015

Epilog Seorang Hamba

Tuhan,
Setiap orang pasti memiliki masalah dan beban hidup masing-masing. Setiap masalah seseorang, juga bergantung pada kadar keimanan dan kemampuan setiap hamba. Aku tahu, Tuhan, bahwa kadar keimanan dan kemampuanku masih belum terlalu tinggi, jadi aku mohon Tuhan, tolong kuatkanlah aku dalam menghadapi semua beban hidup ini. Segala amanah dan tanggung jawab yang Kau pikulkan di pundakku, tak pernah sedikitpun aku meminta untuk Kau kurangi, tapi aku hanya berharap kekuatan, kesabaran, serta keikhlasan hati dan jiwaku untuk dapat melewati semua itu.

Tuhan,
Kepergian sosok Ayah dalam hidupku selama hampir dua puluh enam tahun perjalanan hidupku, juga bertubi-tubi amanah, serta tanggung jawab yang ada di pundakku, telah menjadi cobaan terberat dalam hidupku. Jika semua cobaan ini merupakan ganjaran dariMu atas segala salahku di masa lalu, lalu sampai kapan aku harus menebus semua salahku, Rabb?

Tuhan,
Terkadang aku merasa kuat dan tegar menghadapi semua ini, namun ada saat di mana aku terlalu lelah menghadapi semuanya sendiri, hingga hanya ada air mata yang selalu menemani kesendirianku. Aku merasa lemah, aku terlalu letih, Rabb.

Tuhan,
Mohon ampuni semua salah dan khilafku. Aku hanya seorang hamba yang terkadang hanya tidak mampu menahan segala beban yang menggelayut di bahuku. Aku hanya ingin sedikit bercerita dan bersandar padaMu, itu saja. Terima kasih, Rabb….

1 komentar:

Defa Ramadhani mengatakan...

yang sabar ya,semoga dengan ujian tsb membuat kita jadi lebih baik :)