9 September 2011

Scary Story vs Scary Movie

Semalam, selepas mengerjakan sebuah deadline, karena waktu belum terlalu malam, saya memutuskan untuk mendengarkan radio menggunakan headset dari ponsel saya. Posisi saya pada saat itu ada di kamar, sendirian, dan dalam kondisi lampu yang sudah dimatikan. Saya mencari-cari frekuensi yang enak didengar. Berharap sih ada tembang-tembang kenangan yang bisa didengar sebagai pengantar tidur, tapi nyatanya yang ada hanya lagu-lagu barat, yang meskipun nadanya sangat mellow tapi tetep aja nggak ngerti bahasanya.

Udah bolak balik nyari frekuensi, eh pas banget nemu frekuensi di 99,9 FM. Nggak tau nama radionya apa, yang pasti pas nemu frekuensi itu, nada dari frekuensi tersebut langsung membuat saya merinding. Ternyata frekuensi itu tengah membahas tentang Scarry Story. Huwaaaa…..sereeemmm!! tapi penasaran, hehehe

lanjut cerita, daripada nggak nemu lagu-lagu yang enak, ya udah saya milih dengerin scary story itu. Ada tiga cerita yang saya dengar malam tadi.

Yang pertama (nyanyi dengan gaya-nya opick tombo ati :D), ada seorang perempuan muda sebut saja A pulang malam dari arah Bandung ke Jakarta melalui tol Cipularang. Usut punya usut, katanya di sepanjang kilometer tertentu ada sebuah mobil misteri yang sering membuat pengendara mengalami kecelakaan. Pada saat itu A yang tengah menyetir mobilnya, tiba-tiba terkejut dengan adanya sebuah mobil yang mengikutinya dari belakang. Spontan A langsung banting setir ke kiri biar mobil yang ada di belakangnya jalan lebih dulu. Tapi ternyata mobil itu malah mengikutinya ke kiri jalan juga. Pada saat A banting setir ke kanan lagi, eh tuh mobil malah ngikutin lagi. Karena penasaran, si A coba melihat mobil tersebut dari spion tengah. Namun tiba-tiba saja pada saat dia mengembalikan pandangannya ke depan, sebuah truk besar sudah ada di hadapannya dengan jarak beberapa meter lagi. Spontan dia pun langsung mengerem mobilnya. Pada saat dia coba melirik mobil misterius tadi lewat spion tengah lagi, tiba-tiba mobil itu sudah tidak ada. Dia hilang begitu saja.

Yang kedua (masih dengan gaya yang sama ya :D), masih juga terkait dengan wanita muda sebut saja R. Si R ini tidak bisa merasakan liburan tahun barunya karena masih harus bekerja. Ia tinggal di sebuah komplek yang hampir semua warganya itu tengah menikmati malam tahun baru di luar. Otomatis suasana komplek menjadi sepi. Pada malam itu, R mendengar sebuah ting-tingan mie tek-tek dari luar rumahnya. Spontan ia pun keluar untuk membelinya. Pada saat tukang mie nya di panggil, ia tak dengar-dengar. Akhirnya R pun menghampirinya dan langsung memesan seporsi mie tek-tek. Sambil menunggu makanannya selesai, R sempat berbincang-bincang dengan penjual mie.
”Mang, emang nggak takut ya jualan malem-malem? Kan sepi. Apalagi mang kan harus ngelewati kuburan. Kalo saya mah nggak berani mang.” Kata R memulai.
”Ya namanya juga jualan neng, saya mah udah biasa.” Sahut si penjual dengan suaranya yang berat.
”Tapi kuburan di depan itu kan terkenal angker mang. Banyak yang bilang di sana ada hantu muka rata.”
”Ooo begitu ya neng. Apa mukanya seperti saya ya?”
Waaaaaaaaaaaa!!!! Si R langsung lari terbirit-birit.

Huhuhu……makin merinding aja dengernya, tapi seru dan penasaran. Maklum, saya tipe orang yang suka dengan acara-acara yang menegangkan. Nah dari cerita kedua ke cerita yang ketiga, diselingi sebuah lagu dengan nada lembut. Saya pikir boleh juga nih, sebagai penghilang rasa takut. Eh nggak taunya, lagu yang diputerin bukanlah lagu pada umumnya. Coba lihat liriknya di bawah ini yang saya ambil dari sini judulnya ”Ratapan Kuntilanak” dibawakan oleh The Panas Dalam :D

Malam sunyi kusendiri
Duduk sepi di atas pohon
Kubiarkan rambutku terurai
Tanpa kaki kelelawar
Anjing dan bulan purnama
Kumenanti kekasihku
Yang belum mati

Kapan mati kekasihku?
Kumenanti kau di sini
Ayo mati bunuh diri
Agar kita jumpa lagi
Seperti dulu

Mana mungkin ku kembali
Hidup lagi seperti dulu
Kecuali engkau mati
Mohon mengerti…

Hahahaha lagu ini jadi serem bin lucu. Kalo yang nyanyi kuntilanak, labelnya SwaraKuburan kali ya :D. Kalo penasaran ama lagunya, bisa di cek di sini . Lanjut deh ke cerita yang ketiga. Tapi sebelum cerita itu dimulai, saya udah merinding duluan dan pada akhirnya ngibrit dari kamar untuk memanggil ibu saya yang sudah terlelap di ruang tamu. Saya langsung menyuruhnya untuk tidur di kamar. Lanjuuutttt..... Di cerita ini emang rada serem juga. Jadi ceritanya ada dua orang laki-laki bernama Raka dan Sansan yang tengah menuju ke rumah temannya Sansan yang baru saja meninggal akibat tenggelam di danau. Pada saat itu kondisinya malam hari. Mereka pergi dengan kendaraan umum. Sampai di rumah duka, mereka bertemu dengan orangtua almarhum. Mereka ikut pula memakamkan almarhum yang dimakamkan malam itu juga. Seorang bapak tua menyuruh mereka untuk menginap saja di rumah duka karena hari sudah larut.
”Lebih baik kalian menginap di sini saja.” Ucap bapak tua itu.
”Wah tapi saya harus menyelesaikan tugas kampus saya pak.” Sahut Raka.
”Ooo ya sudah kalau begitu, bapak hanya mengingatkan saja.” Ujar bapak itu lagi sambil berlalu. Raka masih bingung apa yang di maksud bapak itu dengan ”mengingatkan”. Sansan lebih memilih untuk tetap tinggal karena ia merasa tidak enak jika harus meninggalkan keluarga temannya itu. Akhirnya Raka pulang sendirian dengan motor yang dipinjamkan ibunya almarhum. Tiba-tiba di tengah jalan motor itu mati. Namun setelah dihidupkan kembali akhirnya bisa. Tapi anehnya, setelah motor itu melaju, bebannya jadi semakin berat. Berat sekali. Raka memberanikan diri meoleh ke belakang namun tidak ada siapa-siapa. Makin lama motor itu semakin berat. Ketika dia menoleh ke belakang lagi, tiba-tiba ada seorang laki-laki bersuara berat berkata, ”Ada apa nak?” Spontan Raka pun langsung lari terbirit-birit menuju rumah duka lagi. Sesampainya di sana, bapak tua yang tadi sempat menyuruhnya menginap langsung berkata, ”Kan tadi bapak sudah mengingatkan.”

Huuwwaaaa......makin merinding euy. Hehehe. Sebenernya dari dulu saya suka banget sama cerita-cerita serem seperti ini. Bukan bermaksud untuk percaya dengan hal-hal semacam itu, tapi karena seru aja. Kan saya udah bilang kalo saya suka sama hal-hal yang menegangkan dan memacu adrenalin.

Berbicara tentang Scary Story, saya jadi inget sama sebuah dialog favorit saya dalam film horor ”Sream” yaitu ”What’s your favorite scary movie?”. si penjahat meneror korban2nya via telepon. Pokoknya kalo ada yg nelepon trus nanya ”What’s your favorite scary movie?” maka sang korban harus hati-hati karena itu pertanda kalo gak lama lagi nyawa mereka akan melayang di tangan si penjahat itu. Iiiihhhh serem kan? hehehe


Sedikit cerita, film itu udah ada sejak tahun 96 kalo nggak salah. Dan udah dibuat sekuel sebanyak 4 kali. Yang terakhir di putar di pertengahan tahun 2011 ini, kalo gak salah sekitar bulan Juni or Juli. Saya sempet nonton di XXI Pejaten Village. Waaaaaahhhhh...seru banget. Menegangkan. Tangan saya sampe dingin dan merinding keluar dari dalam bioskopnya (mungkin karena AC juga kali ya :D)

nah, What's your favorite scary movie and story?

*gambar diambil dari oom google

8 komentar:

Corat - Coret [Ria Nugroho] mengatakan...

ihh kamu berani banget sih dengerin scary story >,< aku mah gak berani dengerinnya bs gak tdur nanti aku hehehe

larejunbo mengatakan...

hiii...jadi merinding,,

hehehe

tulisan menarik

salam kenal

catatan kecilku mengatakan...

Aduh... ceritanya kok serem2 banget sih. Bener2 merinding bacanya...

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

hiii itu ratapan kuntinya ngeri amat ya...

Asop mengatakan...

Oh, kalo di Bandung, saya cuma tahu Ardan FM yang nyiarin cerita2 serem. Ada bukunya sekarang, kisah2 seram mereka dibukukan. :)

diary bububil mengatakan...

My fave scary movie itu Bangku Kosong, hyaaaaaaaaahhhh.. kalah deh film horor Thailand dan Jepang :D
Alurnya nggak maksa, ending-nya mantepp.. ^_^
Kalo scary story itu yang cerita anak UI nyetopin ojek depan fakultasnya pas pulang malem. Kok nggak ada yg brenti. Waktu akhirnya ada yg brenti, naeklah dia. Trus tukang ojeknya nanya, ”Mbak, itu temennya kok gk ikut?”
”Temen yang mana, Bang?”
”Itu, yg td bediri di sebelah Mbak, pake baju merah, rambutnya sepinggang.”
Padahal tu mahasiswa dari tadi berdiri sendirian..
Salam horor :D

Dokter Gigi Gaul mengatakan...

Cerita seram favorit:
Di sebuah sekolah katanya ada kepala yang suka "jalan" sendirian kalo udah sore menjelang malam. Karena penasaran salah seorang siswa memberanikan diri untuk mencari tahu soal kepala itu.
Sore-sore dia sengaja dateng ke sekolah. Menjelang maghrib ternyata benar ada kepala yang sedang "jalan" sendirian.
Karena penasaran, siswa tersebut mendekatinya. Setelah makin dekat dan makin jelas, mahasiswa itu kaget. ternyata, kepala itu..kepala itu..
adalah Kepala Sekolah! yang selalu pulang sore karena banyak kerjaan yang menumpuk akhir-akhir ini.
Sekian

nurlailazahra mengatakan...

@diary bububil : aq ga terlalu suka ama film horor indonesia mbak, bukan ga cinta produk tanah air, tp jalan ceritanya sulit ditebak, dan kadang ga masuk akal. masa hampir semua film horor indonesia pasti peran utamanya tinggal sendirian di rumah, n ga ada ortunya :D

@Dokter Gigi Gaul : yg jadi pertanyaan saya, sebenernya yg penasaran ama si "kepala" itu siswa or mahasiswa pak dokter? :D

@All : thanks udah koment di mari :D